Tuesday, 19 January 2010

Dalam hamparan kain sajadahku kucoba pejamkan kalbu, mencari-cari adakah kutemui cahaya yang selama ini menyalakan bara cintaku, kurapatkan telinga ini, mencoba mencari bisikan cinta yang sayup terdengar namun kian jauh tergapai diri, tertangkupku ditengah buaian cinta, bertutur dalam balur cinta mati, terhujam menusuk kalbu terdalam, tenggelam di dasar pijar nafsu.
Kutemukan cinta di tiap detik helaan nafas hidup, dalam suap demi suap protein yang menguatkan pikir, dalam tiap karbohidrat yang menguatkan tenaga, dalam asupan kalsium yang menyangga berat badanku agar tidak rubuh dalam terpaan badai.
pijaran cinta ini kenapa berat tergapai, berpijar mengelilingi semua sudut hidup tapi tak cukup menguatkan diri untuk menjadi ikhlas dan sabar. Bukankah cinta menjadikan seseorang semakin kuat meniti hidup, tanpa pamrih..
terlalu dangkal terpahami makna cinta yang sulit tergapai dalam kerangka nafsuku sebagai seorang manusia biasa, barangkali sauh terlalu sulit kulepas sehingga dapat diri ini menepi, mencari harta karun cinta sejati yang jauh tersembunyi ditengah belantara hidup sehingga menguatkan diri agar dapat berserah dengah keikhlasan dan kesabaran.

3 comments:

Fi said...

sujudku sebagai ungkapan sukurku terasa belum cukup,,,andai ku bisa lebih.

sewa mobil di surabaya said...

sunnguh alangkah indahnya hidup bersama cinta sejatiku

rental mobil di surabaya said...

salam kenal

There was an error in this gadget
 

© 2009Milestones | by TNB